Atlet Atletik Indonesia Kenakan Sepatu Teringan di Olimpiade Beijing 2008
Posted by tjahjo in all indonesia, sport
Kutip dari Astaga! Jelang pesta olahraga dunia Olimpiade Beijing, dua atlet atletik peraih medali emas SEA Games XXIV 2007, Suryo Agung dan Dedeh Erawati akan mewakili nama Indonesia. Uniknya, mereka akan mengenakan sepatu teringan di dunia dari Mizuno Jepang. Sepatu khusus yang 'hand made' dari Mizuno Jepang itu memang menjadi sepatu teringan di dunia. Beratnya hanya 3,5 oz atau setara dengan 0,09 kg. Uniknya lagi, karena sepatu tersebut buatan tangan, tertoreh pula nama Dedeh dan Suryo di dalamnya. "Sepatu ini diperuntukkan untuk para pecinta olahraga dan bukan untuk fesyen. Sepatu ini akan ada di retil tiga atau empat bulan dari sekarang. Kurang lebih harganya sekitar 600 dolar," kata Michael Capper, Direktur MAP dalam jumpa persnya di kantor pusat MAP Jakarta.
Mendapat kesempatan untuk mengenakan sepatu teringatn didunia, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Dedeh dan Suryo. "Tidak dapat dipungkiri sepatu Mizuno ini banyak membantu perkembangan saya tahun ini dan saya berharap dapat meningkatkan penampilan di Beijing nanti. Sungguh menyenangkan untuk berkerjasama dengan team dari Sports Station dalam mendukung karir saya," kata Suryo.
"Terima kasih untuk Mizuno dan Sports Station, saya mendapat dukungan penuh untuk memperluas karir atletik. Target saya adalah untuk dapat menembus sebanyak mungkin kualifikasi di Beijing nanti dan mempergunakan pengalaman ini dalam memperoleh emas di Asiad 2010," timpal Dede.
Kendati tidak menargetkan medali emas di ajang Olimpiade Beijing, tapi keduanya berjanji akan memberikan yang terbaik. Target yang paling utama adalah dengan memecahkan rekor nasional.
"Kedua atlet telah melalui pelatihan yang berat dalam mempersiapkan diri untuk Olimpiade dan saat ini mereka dalam kondisi terbaiknya untuk berlomba. Dan kami berharap mereka dapat memberikan kemampuan terbaiknya, dimana hal tersebut akan menjadi titik balik dari perolahragaan di Indonesia dalam mengembalikan kebanggan bangsa Indonesia khususnya atletik," kata Tigor Tanjung sekretaris jenderal PB PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).
Dalam partai pertama Piala Thomas 2008 di Jakarta antara Indonesia dengan Inggris Sony Dwi Kuncoro melawan Andrew Smith. Dalam set pertama Sony bermain kurang konsentrasi
, dia banyak melakukan kesalahan dengan pengembalian bola yang kurang akurasi. Disisi lain Andrew Smith bermai tanpa beban sehingga set pertama ini dimenangi oleh Andrew Smith dengan skor 23-25.
Di set kedua Sony lebih berkonsentrasi dan lebih mengenal pola permainan Andrew Smith dengan melakuakn lebih sedikit kekalahan. Akhirnya Sony menang dengan skor tipis 21-19. Dan hal ini memaksa Andrew Smith untuk bermain rubber set, atau set penentuan siapakah yang jadi juara.
Diset terakhir, permainan Andrew Smith semakin menurun dimana ditandai dengan emosi Andrew Smith yang tidak terkendai. Baru beberapa menit set ketiga dimulai dia meminta break ke pada wasit untuk minum. Hal ini spontan membuat wasit untuk memaksa Smith tetap dilapangan. Waktu ini juga dimanfaatkan oleh Sony untuk beristirahat. Dalam permainan yang "lebih santai" akhirnya Sony dapat menekuk Smith dengan skor telak 21-5.
Partai ini adalah pembuka kemenangan Indonesia diperempat final Piala Thomas 2008.
Jakarta - Indonesia tidak menemui kesulitan saat menghadapi Inggris di babak perempatfinal Piala Thomas. Ditutup Taufik Hidayat di partai ketiga, anak-anak "Merah Putih" pun menang dengan sapu bersih 3-0.
Menghadapi pemain peringkat 51, Rajiv Ouseph, Rabu (14/5/2008), Taufik memang mendapat perlawanan cukup alot dari tunggal kedua Inggris itu, tapi tetap tampil sebagai pemenang. Ia unggul dua set langsung 21-17 21-16.
Dengan demikian Indonesia dipastikan lolos ke semifinal karena telah memenangi pula dua partai sebelumnya. Tunggal pertama Sony Dwi Kuncoro, walaupun dipaksa bermain rubber set, tetap mampu mengatasi Andrew Smith dengan 23-25, 21-19, 21-5.
Kemudian ganda nomor satu dunia Markis Kido/Hendra Setiawan tidak terkendala saat menghadapi pasangan Robert Adcock/Robin Middleton, dan menang straight set 21-12, 21-10.
sumber : detik
Ajang bergengsi Motocross seri Asia kembali digelar di Indonesia. Giliran Jakarta menjadi tuan rumah seri ketiga FIM UAM Asia Gudang Garam Championship 2006.
Pada tahun lalu, kota Solo, Jawa Tengah merupakan tuan rumah untuk kejuaraan ini. Penyelenggaran terbilang sukses mengingat seri di Indonesia terpilih sebagai penyelenggara terbaik dari FIM UAM.
Mencoba memberi suasana baru, pihak promotor yang dipimpin Helmy Sungkar memilih Jakarta untuk seri ketiga FIM UAM Motocross Asia di tahun ini. Apalagi sudah cukup lama tidak ada event besar motocross yang digelar di jantung ibukota ini.
Kejuaraan ini tepatnya akan mengambil tempat di Sirkuit Rasuna Epicentrum, Kuningan pada 5-6 Agustus. Dipastikan 14 kroser asing akan hadir di Jakarta untuk bersaing dengan local hero seperti Aep Dadang Supriatna (Suzuki Evalube Pro Racing) dan Denny Orlando (Pertamina Enduro).
"Lima tahun tak ada ajang motocross di Jakarta, sekarang sudah saatnya. Persiapan pun kami lakukan sebaik-baiknya agar gelar penyelenggara terbaik bisa kita ambil lagi," ujar Helmi kepada wartawan di Hotel Kartika Chandra, Selasa (1/8/2006).
Dijadwalkan para kroser asing akan berdatang sejak Kamis (3/8/2006). Dan latihan resmi secara serempak akan dilakukan pada Jumat (4/8/2006). Sirkuit berkarakter semi superkros merupakan modifikasi dari arena superkros yang belum lama ini digelar.
"Ada delapan gundukan yang dihilangkan dan lintasan diperpanjang menjadi 1200 meter," tukas Helmi.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 62 juta dengan mempertandingkan kelas SE125/250cc, SE 80cc, SE 65cc serta Peewee 50cc. Mini Moto dan Grasstrack akan menjadi supporting race. Tiket masuk untuk menonton kejuaraan dijual dengan harga Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu.
sumber klik disini
Jakarta - M.Fadli mencatat sejarah baru di dunia balap Asia. Pembalap Suzuki IRC U Mild AHRS ini sukses meraih poin tertinggi di kelas Supersport 600 cc putaran pertama Petronas FIM Asian GP 2008.
Pada lomba yang berlangsung di sirkuit Sentul, 26-27 April, Fadli meraih point tertinggi yaitu 45 poin. Ini merupakan torehan sejarah baru di dunia balap motor internasional Indonesia di mana pembalap Indonesia menjadi juara seri di urutan pertama.
Pada dua race yang telah dilangsungkan, M.Fadli menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang bersaing dengan pembalap Jepang, Thailand dan Malaysia di lima besar. Ia berhasil menempati urutan kelima berturut-turut dalam lomba tersebut.
Namun setelah lomba usai, tiga pembalap masing-masing Toshiyuki Hamaguchi (Jepang), Chalermpol Polamai (Thailand), Makoto Inagaki (Jepang) dan Fuad Baharudin (Malaysia) didiskualifikasi oleh panitia karena tidak lolos dalam pemeriksaan teknis.
Dengan hasil diskualifikasi tersebut membuat Fadli merebut pimpinan klasemen sementara dengan nilai 45 setelah mengumpulkan poin 20 di race pertama karena naik menjadi juara kedua dan 25 di race kedua sebagai juara pertama.
Namun, para pembalap tersebut masih bisa melakukan banding atas keputusan itu. namun perjuangan M.Fadli cukup berat, selain dari pembalap Indonesia, dia juga harus bertarung dengan para pembalap Jepang, Malaysia dan Thailand yang sudah malang melintang di kelas Supersport 600 cc
"Kondisi motor saya di seri ini meski masih settingan standar namun beruntung bisa kompetitif, saya optimis di seri depan akan lebih baik berbekal pengalaman seri ini. Saya persembahkan untuk bangsa dan negara," kata Fadli dalam rilis yang diterima detiksport, Minggu (27/4/2008).
Sementara di kelas Underbone 4-tak 115 cc, kembali pembalap Indonesia menunjukan dominasinya setelah Owie Nurhuda (Suzuki Top-1 SHC Indoparts FDR Chia Felix) meraih nilai sempurna, 50 dengan menjadi juara di dua race berturut-turut. Di urutan kedua ditempati Rafid Tofan (Yamaha) dan Ocky Lukman (Suzuki Jayadi Denso).
Klasemen sementara FIM Asian GP:
Kelas Supersport 600 cc
1. M.Fadli (Suzuki IRC U Mild AHRS) 45
2. Rafid Poppy (Petronas Sprinta Yamaha Indonesia) 31
3. Zamri Baba (Petronas Sprinta Yamaha Malaysia) (Kawaski AFY Racing) 25
4. Ahmad Jayadi (Suzuki Denso Risar) 16
5. Ahmad Zamani (Kawaski AFY Racing) 16
Kelas Underbone 155 cc
1. Owie Nurhuda (Suzuki Top-1 SHC Indoparts FDR Chia Felix) 50
2. Rafid Tofan (Yamaha) 33
3. Ocky Lukman (Suzuki Jayadi Denso) 30
4. Md.Emir Firdaus (Motul YY Pang Racing Team) 20
5. Rey Ratukore (Suzuki Pertamina Denso Junior) 18
sumber klik disini
Minggu, 30/03/2008. Anda pasti tahu siapa doni tata pradita? Ya dia adalah pembalap kebanggaan Indonesia yang sedang berkancah didunia balap 250cc yang bertaraf internasional.Di Sirkuit Jerez,Doni Tata yang mengawali lomba dari posisi 23, harus puas kembali finis di posisi terakhir, yakni 16. Doni menorehkan catatan waktu 45:52,650 atau terpaut satu lap dari sang pemenang lomba. Sebelumnya, pada seri pertama di Losail, Doni finis di urutan 17, sedangkan enam pembalap tidak menyelesaikan lomba.
Hasil GP 250cc:
1. Mika Kallio KTM 45:27,908
2. Mattia Pasini Aprilia +4,277
3. Yuki Takahashi Honda +4,287
4. Hiroshi Aoyama KTM +4,876
5. Hector Barbera Aprilia +5,968
6. Alex Debon Aprilia +13,633
7. Julian Simon KTM +16,372
8. R.Locatelli Gilera +22,571
9. Aleix Espargaro Aprilia +28,606
10. Lukas Pesek Aprilia +32,726
11. Alex Baldolini Aprilia +38,602
12. R.Wilairot Honda +43,371
13. Karel Abraham Aprilia +54,159
14. Manuel Hernandez Aprilia +1:21,938
15. Imre Toth Aprilia +1 lap
16. Doni Tata Yamaha +1 lap
Untuk melihat klasemen sementara MotoGP 2008 klik disini
(detiksport)
wibiya widget
Set Your Languages
Visitors
Links
BlogCatalog
Categories
Archives
-
▼
2012
(2)
- ► Mei 20 - Mei 27 (1)
-
►
2010
(10)
- ► Nov 21 - Nov 28 (8)
- ► Mar 14 - Mar 21 (2)
-
►
2009
(14)
- ► Okt 4 - Okt 11 (1)
- ► Mei 3 - Mei 10 (2)
- ► Apr 19 - Apr 26 (3)
- ► Mar 15 - Mar 22 (3)
- ► Mar 8 - Mar 15 (2)
- ► Feb 8 - Feb 15 (1)
- ► Jan 25 - Feb 1 (1)
- ► Jan 18 - Jan 25 (1)
-
►
2008
(107)
- ► Des 28 - Jan 4 (2)
- ► Okt 12 - Okt 19 (1)
- ► Sep 14 - Sep 21 (11)
- ► Sep 7 - Sep 14 (2)
- ► Agu 31 - Sep 7 (1)
- ► Agu 24 - Agu 31 (2)
- ► Agu 17 - Agu 24 (11)
- ► Agu 10 - Agu 17 (9)
- ► Agu 3 - Agu 10 (12)
- ► Mei 25 - Jun 1 (6)
- ► Mei 18 - Mei 25 (10)
- ► Mei 11 - Mei 18 (10)
- ► Apr 27 - Mei 4 (9)
- ► Apr 13 - Apr 20 (4)
- ► Apr 6 - Apr 13 (17)